Bab I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Manusia adalah mahluk holistik yang mempnyai karakteristik dan kebutuhan yang berbeda-beda antara satu sama lain. dalam pemenuhan kebutuhannya manusia memiliki berbagai cara. Pastinya dalam berbagai cara tersebut, terdapat kesuksesan dan juga kegagalan. Ketika kegagalan tersebut dialami oleh manusia, maka banyak kemungkinan-kemungkinan yang dapat terjadi, dan salah satu dari kemungkinan tersebut adalah stres.
Stres ditimbulkan oleh beberapa sumber yang dapat disebut pula stressor. Kemudian pembahasan yang lebih jelas tentang stres ini, akan kami paparkan dalam bab selanjutnya.
B. Rumusan Masalah
Apa pengertian stres dan stressor?
Ada berapa macamkah sumber stres itu?
Ada berapakah jenis-jenis stres?
C. Tujuan Pembahasan
Di dalam penulisan makalah ini, kami ingin memberikan suatu pengetahuan tentang stres dan juga stressor bagi para pembaca. Selain itu, kami juga menginginkan para pembaca dapat mengetahui berbgai jenis stres dan sumber stres itu sendiri.
Bab II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Stres dan Stressor
Ada banyak ahli yang berpendapat tetang stres ini. Diantaranya adalah:
Hans Selye: Stres adalah respon manusia yang bersifat non spesifik terhadap setiap tuntutan kebutuhan yang ada dalam dirinya.
Dadang Hawari 2001: Stres adalah reaksi atau respon tubuh terhadap stressor psikososial (tekanan mental atau beban kehidupan).
Vincent Cornelli, sebagaimana dikutip oleh Gran Brecht (2000): Stres adalah gangguan pada tubuh dan pikiran yang disebabkan oleh perubahan dan tuntutan kehidupan yang dipengaruhi oleh lingkungan internal ataupun eksternal.
Dengan beberapa pernyataan yang keluar dari pemikiran para ahli diatas, dapat kita tarik satu garis besar bahwa stres secara umum dapat diartikan suatu reaksi tubuh terhadap situasi yang menimbulkan tekanan, perubahan, ketegangan emosi, dll.
Sedangkan stressor adalah variable yang dapat diidentifikasikan sebagai penyebab timbulnya stres itu sendiri.
B. Sumber Stres
Stres tidak semata-mata timbul dengan tanpa adanya suatu sebab (sumber stres). sumber stres itu dibagi menjadi dua macam, yaitu stressor internal dan stressor eksternal.
Internal stressor: adalah faktor penimbul stres, yang timbul dari diri sendiri. Stressor internal ini dapat timbul dari tuntutan pekerjaan atau beban yang terlalu berat, kondisi keuangan, ketidak puasan terhadap fisik/tubuh, penyakit yang dialami, masa pubertas, karakteristik atau sifat yang dimiliki, dsb.
Contoh: seseorang terlalu memikirkan wajahnya yang kini (pada masa puber) penuh dengan jerawat, padahal dulunya tidak. Sehingga pada akhirnya akan menimbulkan stres.
Eksternal stres: adalah faktor penimbul stres, yang bersumber dari keluarga, masyarakat, dan lingkungan. Stressor (sumber stres) yang bersasal dari keluarga biasanya disebabkan karena adanya perselisihan dalam keluarga, perpisahan orang tua, adanya anggota keluarga yang mengalami kelainan, dsb. Sumberstres yang berasal dari masyarakat dan lingkungan dapat berasal dari lingkungan pekerjaan, lingkungan sosial, atau lingkungan fisik.
Contoh: adanya atasan yang tidak pernah puas di tempat kerja, atau iri terhadap teman yang status sosialnya lebih tinggi, bisa juga karena adanya polusi udara dan sampah di lingkungan tempat tinggal, dll.
C. Jenis – Jenis Stres
Ditinjau dari penyebabnya, stres dapat dibedakan ke dalam beberapa jenis berikut.
a. Stres fisik: merupakan stres yang disesbabkan oleh keadaan fisik, seperti suhu yang terlalu tinggi atau terlalu rendah, suara bising, sinar matahari yang terlalu menyengat, dll.
b. Stres kimiawi:merupakan stres yang disebabkan oleh pengaruh senyawa kimia yang terdapat pada obat-obatan, zat beracun asam, basa, faktor hormon atau gas, dll.
c. Stres mikirobiologis: merupakan stres yang diakibatkan oleh kuman, seperti firus, bakteri atau parasit.
d. Stres fisiologis: merupakan stres yang disebabkan oleh gangguan fungsi organ tubuh. Antara lain, gangguan struktur tubuh, fungsi jaringan, organ, dll.
e. Stres proses tumbuh kembang: merupakan stres yang disebabkan oleh proses tumbuh kembang seperti pada masa pubertas, pernikahan, dan pertambahan usia.
f. Stres psikologis atau emosional: merupakan stres yang disebabkan oleh gangguan situasi psikologis atau ketidakmampuan kondisi psikologis untuk menyesuaikan diri, misalnya dalam hubungan interpersonal, sosbud atau keagamaan.
Bab III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Stres adalah suatu reaksi tubuh terhadap situasi yang menimbulkan tekanan, perubahan, ketegangan emosi, dll. Stres juga mempunyai beberapa macam dan juga memiliki sumber yang dapat kita sebut stressor, yang mana stressor itu sendiri terbagi menjadi dua kelompok besar; internal stressor dan eksternal stressor.
Jadi, dengan demikian kita haruslah pintar dalam menghadapi berbagai masalah atau kemelut yang timbul dalam kehidupan kita sehari-hari agar stres itu tidak menimpa pada diri kita masing-masing.
B. Saran
o Segeralah melakukan penanggulangan terhadap stres. Karena stres adalah merupakan awal dari terciptanya berbagai penyakit.
o Jangan pernah menganggap terlalu berat terhadap masalah-masalah yang terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari. Karena hal itu dapat menimbulkan terjadinya stres.
o Segeralah bercerita terhadap orang-orang yang kita percayai (share) apabila kita sudah merasa tidak kuat menahannya sendiri. Karena hal itu akan mengurangi beban yang ada dalam diri.
DAFTAR PUSTAKA
Alimul, Aziz H. 2006. Pengantar Kebutuhan Dasar Manusia. Jakarta: Salemba Medika
Alimul, Aziz H. 2004. Pengantar Konsep Dasar Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar